Penerapan Certainty Factor pada Sistem Pakar Berbasis Web untuk Diagnosis Penyakit Pisang Goroho Sulawesi Utara
DOI:
https://doi.org/10.56427/jcbd.v5i1.986
Keywords:
sistem pakar, Certainty Factor, Pisang Goroho, Diagnosis Penyakit, Sulawesi UtaraAbstract
Pisang goroho merupakan komoditas khas Sulawesi Utara yang rentan terhadap berbagai penyakit, sementara ketersediaan pakar tanaman pisang masih terbatas. Pisang goroho berbeda dengan jenis pisang pada umumnya sehingga butuh penanganan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah sistem pakar yang akan menggantikan kekosongan pakar tanaman sehingga petani pisang dapat mendiagnosa penyakit dan penangggulangannya secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Prototyping untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web dan sesuai kebutuhan petani. Dalam proses diagnosis, diterapkan metode Certainty Factor (CF) untuk menghitung tingkat keyakinan terhadap penyakit berdasarkan kombinasi gejala, sehingga sistem mampu memberikan hasil yang mendekati keputusan pakar. Penelitian sebelumnya mengakomodir seluruh jenis pisang, belum terdapat sistem yang secara spesifik mengakomodasi karakteristik penyakit pisang goroho. Oleh karena itu, penelitian ini mengisi gap tersebut dengan mengembangkan sistem pakar berbasis web berbasis CF yang terfokus pada pisang. Evaluasi dilakukan menggunakan data uji kasus lapangan dan dibandingkan dengan diagnosis pakar sebagai ground truth. Hasil pengujian dari 100 data uji terdapat 92 hasil diagnosis yang sesuai dengan pakar, maka nilai akurasi sistem adalah 92%. Dalam penelitian sistem pakar berbasis CF, nilai akurasi yang baik umumnya berada di atas 85%, sedangkan nilai di atas 90% dapat dikategorikan sangat baik.
Downloads
References
S. Putri, T. Fahrudin, and A. Widayanti, “Agricultural Cultivation Cost Prediction Using Neural Networks and Feature Importance Analysis,” J. RESTI, vol. 9, no. 1, pp. 31–39, 2025, doi: 10.29207/resti.v9i1.6003.
F. Firmansyah, A. N. I. Adriana, and N. Narni, “FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK SEDIAAN KRIM BODY SCRUB EKSTRAK KULIT PISANG GOROHO (Musa acuminate L.),” Pharmacol. Pharm. Sci. Journals, vol. 2, no. 1, pp. 30–38, 2023, doi: 10.51577/papsjournals.v2i1.420.
M. Dita, M. Barquero, D. Heck, E. S. G. Mizubuti, and C. P. Staver, “Fusarium Wilt of Banana : Current Knowledge on Epidemiology and Research Needs Toward Sustainable Disease Management,” vol. 9, no. October, pp. 1–21, 2018, doi: 10.3389/fpls.2018.01468.
G. H. J. Kema, A. Drenth, M. Dita, K. Jansen, and S. Vellema, “Editorial : Fusarium Wilt of Banana , a Recurring Threat to Global Banana Production,” vol. 11, no. January, pp. 1–6, 2021, doi: 10.3389/fpls.2020.628888.
L. Indrayani and M. M. Kamesrar, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Tanaman Pinang Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 12, pp. 162–168, 2023.
M. N. Anbi, G. F. Laxmi, F. Riana, and C. Hermanto, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit dan Hama Tanaman Pisang dengan Metode Classical Probability,” Krea-TIF J. Tek. Inform., vol. 10, no. 1, pp. 51–58, 2022, doi: 10.32832/krea-tif.v10i1.6993.
H. Triwidodo, E. T. Tondok, and D. A. Shiami, “Pengaruh Varietas dan Umur Tanaman Berbeda terhadap Jumlah Populasi dan Tingkat Serangan Hama dan Penyakit Pisang (Musa sp.) di Kabupaten Sukabumi,” Agrikultura, vol. 31, no. 2, p. 68, 2020, doi: 10.24198/agrikultura.v31i2.27077.
A. Sindar, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pohon Karet dengan Metode Certainty Factor,” vol. 4, no. 2, pp. 94–100, 2019.
E. S. P. B. V, J. M. Mckinion, H. E. Lemmon, and M. State, “Expert systems for agriculture*,” vol. 1, pp. 31–40, 1985.
A. Sistem, P. Identifikasi, P. Tanaman, and C. Factor, “Application of Expert System Identification of Horticultural Plant Diseases with Certainty Factor and Forward Chaining for Smart Village Concept Development,” vol. 20, no. 1, pp. 63–80, 2023, doi: 10.31515/telematika.v20i1.9358.
M. Ilham Insani, A. Alamsyah, and A. T. Putra, “Implementation of Expert System for Diabetes Diseases using Naïve Bayes and Certainty Factor Methods,” Sci. J. Informatics, vol. 5, no. 2, pp. 185–193, 2018, doi: 10.15294/sji.v5i2.16143.
L. F. Gutiérrez Cano, J. W. Zartha Sossa, G. L. Orozco Mendoza, L. M. Suárez Guzmán, D. A. Agudelo Tapasco, and J. I. Quintero Saavedra, “Agricultural innovation system: analysis from the subsystems of R&D, training, extension, and sustainability,” Front. Sustain. Food Syst., vol. 7, no. July, pp. 1–17, 2023, doi: 10.3389/fsufs.2023.1176366.
M. van Dijk, K. Fuglie, P. W. Heisey, and H. Deng, “A global dataset of public agricultural R&D investment: 1960-2022,” Sci. Data , vol. 12, no. 1, pp. 1–14, 2025, doi: 10.1038/s41597-025-05331-y.
Djamaludin, D. Kosani, and Liesnaningsih, “Prototype Robot Penyemprot Disinfektan Dengan,” pp. 135–140, 2022.
A. S. Sembiring, O. Manahan, and M. Helentina, “Implementation of Certainty Factor Method for Expert System,” 2019, doi: 10.1088/1742-6596/1255/1/012065.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rendy Syahputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








