Analisis Faktor yang Memengaruhi Minat Mahasiswa dalam Menggunakan Fitur SPayLater dengan Pendekatan Technology Acceptance Model

Authors

  • Rohan Raj Universitas Prima Indonesia
  • Novi Syafitri Universitas Prima Indonesia
  • Indri Endira Br Silitonga Universitas Prima Indonesia
  • Elvis Satra Ompusunggu Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56427/jcbd.v5i2.1012

Keywords:

SPayLater, Technology Acceptance Model, Niat Perilaku, Pembayaran Digital, Fintech

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) mendorong munculnya layanan paylater, salah satunya fitur SPayLater pada aplikasi Shopee yang banyak digunakan mahasiswa karena kemudahan dan fleksibilitas pembayarannya. Penelitian ini menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use (PEoU), Perceived Usefulness (PU), dan Attitude Toward Using (ATU) terhadap Behavioral Intention to Use (BITU) fitur SPayLater melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner skala Likert lima poin kepada 100 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda pada IBM SPSS. Hasil menunjukkan ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap BITU (p < 0,001), dengan PEoU sebagai prediktor terkuat (β = 0,412), diikuti PU (β = 0,350) dan ATU (β = 0,320). Secara simultan model signifikan (F = 76,415; p < 0,001) dan menjelaskan 70,5% varians BITU (R² = 0,705). Temuan menegaskan relevansi TAM dalam menjelaskan adopsi layanan paylater di kalangan mahasiswa, sekaligus mengindikasikan bahwa kemudahan penggunaan lebih dominan daripada manfaat yang dipersepsikan. Implikasinya, penyedia fintech perlu memprioritaskan kesederhanaan antarmuka untuk mendorong adopsi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. R. Lestari, Suharmi, and A. I. Suryani, “Pengaruh Penggunaan Fitur Shopee Pay Later terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu,” Journal of Multidisciplinary Research, vol. 1, no. 4, pp. 181–188, 2025.

[2] Stifani and V. Rafida, “Pengaruh Penggunaan Paylater terhadap Kepuasan Pelanggan Melalui Keputusan Pembelian di Aplikasi Shopee,” Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), vol. 11, no. 3, pp. 313–324, 2023.

[3] D. A. Putri and G. Pradananta, “Analisis Pengaruh Penggunaan Fitur SPayLater Pada Aplikasi Shopee Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa,” Jambura: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, vol. 6, no. 3, pp. 161–170, 2024, doi: 10.37479/jimb.v6i3.23369.

[4] D. S. C. Hadi and S. Assegaff, “Analisis Aplikasi Mobile Banking Jenius Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM) Di Kota Jambi,” Manajemen Sistem Informasi, vol. 7, no. 4, pp. 666–677, 2022.

[5] R. P. Zani and M. E. Saputri, “The Influence of SPayLater Trust and Convenience on Consumptive Behavior of Shopee App Users in Bandung,” Jurnal Ekonomi, vol. 12, no. 2, pp. 383–392, 2023.

[6] A. N. Wijaya, U. Hanik, W. Wulandari, N. Nabila, and L. Kustina, “Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Kepercayaan, Risiko dan Keamanan Terhadap Impulse Buying Pengguna SPayLater di Kabupaten Bekasi,” Global: Jurnal Lentera BITEP, vol. 2, no. 1, pp. 28–41, 2024.

[7] N. Ilahi, “Beli Sekarang Bayar Nanti: Mahasiswi, SPayLater, dan Pandemi Covid-19,” EMIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial, vol. 5, no. 1, pp. 63–83, 2022.

[8] B. W. Hamidah, L. Faerrosa, and L. J. Jati, “Pengaruh Lingkungan Sosial, Hedonic Shopping Motivation, dan Utilitarian Value terhadap Perilaku Konsumtif Pengguna SPayLater,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 1, no. 4, pp. 11–23, 2024.

[9] A. N. Rohman, “Pengaruh Lifestyle dan Technology Acceptance Model terhadap Wisatawan Pengguna Traveloka Paylater,” Jurnal Manajemen dan Bisnis Digital, vol. 4, no. 2, pp. 101–112, 2022.

[10] D. Darmawan and A. Qurnia, “Religiusitas dan Literasi Keuangan sebagai Determinan Keputusan Konsumen Menggunakan PayLater BCA,” Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, vol. 32, no. 1, pp. 355–375, 2026.

[11] E. R. Aulia, D. D. Candra, and L. Wardani, “Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Canva di Indonesia Menggunakan Metode TAM,” Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi, vol. 4, no. 1, pp. 128–140, 2023.

[12] R. Sholihah and A. D. Indriyanti, “Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi CamScanner Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM) dan End-User Computing Satisfaction (EUCS),” Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI), vol. 3, no. 3, pp. 102–109, 2022.

[13] I. D. Wijaya, E. S. Astuti, E. Yulianto, and Y. Abdillah, “The Mediation Role of Perceived Risk, Trust, and Perceived Security Toward Intention to Use in the Model of Fintech Application Adoption: An Extension of TAM,” KnE Social Sciences, 2024, doi: 10.18502/kss.v9i11.15804.

[14] Nurfaidah, A. U. Gazali, Bunyamin, Rusdiah, A. Hadidu, and Sudirman, “The Effect of Financial Literacy and Technology Acceptance Model on Student Interest in Using Paylater,” Moneta: Journal of Economics and Finance, vol. 2, no. 3, pp. 171–182, 2024, doi: 10.61978/moneta.v2i3.345.

[15] Z. J. A. Belmonte, Y. T. Prasetyo, M. M. L. Cahigas, R. Nadlifatin, and M. J. J. Gumasing, “Factors Influencing the Intention to Use E-Wallet among Generation Z and Millennials in the Philippines: An Extended Technology Acceptance Model (TAM) Approach,” Acta Psychologica, vol. 250, p. 104526, 2024, doi: 10.1016/j.actpsy.2024.104526.

Downloads

Published

31-05-2026

How to Cite

Rohan Raj, Novi Syafitri, Indri Endira Br Silitonga, & Elvis Satra Ompusunggu. (2026). Analisis Faktor yang Memengaruhi Minat Mahasiswa dalam Menggunakan Fitur SPayLater dengan Pendekatan Technology Acceptance Model . Journal of Computers and Digital Business, 5(2), 163–168. https://doi.org/10.56427/jcbd.v5i2.1012

Issue

Section

Articles